soreku tertegun
dibawah risauan senja
nanar mentari
mengantarkan hati di bawa pada imaji
kutelusuri
jengkal demi jengkal
sampai tetikam pada situasi
imaji yang kuingat sangat melukai
tunggu--
nampak ini bukan imaji
tetapi setombak kenangan
menusuk sekian dalam
jauh ke dalam pelukan dalam angan
ku beri pelukan, kau sambut cacian
ku beri cinta, kau sambut luka
ku beri pengertian, kau buang dalam perapian
pejamku di kening rembulan
menyambut malam kenangan kesekian
janji yang meluap diumbar terhenti sampai tenggorokan
sampai hati tanpa tujuan
ingat,
janji mimpi dan imaji kita
semua belum sampai tujuan
jika kau peduli,
lekaslah kembali, membawa cinta dan jiwaku kembali di sisi.
0 comments:
Post a Comment