Rambut terurai panjang indah
Mata semu-semu sipit teduh
Dagu gontai merebut jari jemari
Pipi lesung mengundang mata-mata
Postur tubuh yang bernyanyi
Pinggang gemulai memejamkan mata
Leher bulat bagai bantal mutiara
Terselip kata purna intan permata
Veronica…ya.. ia Veronica….
Benar-benar ciptaan Tuhan
Bukan sekedar saingan
Kan kututup segala arah
Kan kutebas penjuru mata angin
Bila kan mengganggu jalan hidupnya.
0 comments:
Post a Comment