kukatakan pada hati
"akankah kau bertahan sejauh ini?"
diam dalam kesunyian
menatap bayangan yang kurindukan
hanya bayangan
semu
"ku tak dapat lagi bertahan dengan luka yang terus di garami"-sahut hati
beserta angin yang percaya
bahwa mata angin adalah tujuannya
aku menghapus bayang
yang selalu menyeretku kedalam hitamnya
bagai dara berbiak
apa daya cinta telah menyeruak
aku mencintai seseorang
yang bahkan tak dapat lagi kulihat punggungnya
hanya bayangan semata
aku mencintaimu bayangan
yang kini hanyalah kenangan
0 comments:
Post a Comment