Pages

Thursday, April 11, 2013

entah darimana

anggaplah kita tak saling bertemu ketika angan mengusung bentara
biar keluh-keluh tak terbekas didenyut hati
walau diam-diam aku selalu bertanya
siapakah engkau sebenarnya?
mungkin ketentuan tak perlu saling
memperkenalkan diri sebelum getar menyatu dalam jejak mimpi
maka pulanglah,
biar keraguan itu meranting di pohon
sukma agar tak menua di pinus waktu yang luruh
setiap saat
harapan yang berenang di puncak gunung biarlah
bergembira sejenak
mengutak-ati
kegamangan pentas lautan biru
berangkali malam-malam akan menggelitik kenangan
mula
bersama kemintang mentari entah darimana

0 comments:

Post a Comment