Pages

Thursday, April 11, 2013

anakku

akhirnya aku menyerah juga pada waktu
menghadang jalanmu kemana kau suka
seperti kebimbangan menggelantung jantung malam
yang kau tak bisa leluasa bermain
tanpa percikan lentera bundamu
merisihkan pelepasan arah perjalanan

lihatlah
betapa awan beriringan menghantar hhujan
membasahi permukaan bumi yang kerontang
lalu hijau menghampar kenyamanan
begitu hendaknya kayuhan hidup
menyusuri detik demi menit hingga kau benar-benar
dianggap dewasa mencari kehidupan

anakku
buatlah satu pembukuan matang
agar kau kembali tanpa cela kemalangan!

0 comments:

Post a Comment