tak perlukah kita tertawa? bermanja?
sejenak saja
demi melupakan periuk yang terlanjur terbalik di kalbu
kalau aku boleh tertawa
boleh bermanja
kalau aku boleh menidurkan kecompangan ini di perutmu itu
kalau aku boleh membuka album kenangan kita
sebenarnya kita masih punya keceriaan
tawa dan manja
kata dan cinta
tapi apakah keceriaan dan kebahagiaan itu milik kita?
kita belum sepenuhnya-------desismu
kau belum mau merajakan tenang
dan menjajakan senyum yang tak setiap orang memilikinya.
ombakkanlah itu setiap saat,
0 comments:
Post a Comment