Pages

Wednesday, April 10, 2013

ilmu kesunyian

seperti kayu aku ikhlas dibakar
dari waktu ke waktu
tubuhku menghitam menjari arang
lebur dalam bara dan abu
di dasar tungku kehidupan-Mu

aku membaca kesunyian
dari masa ke masa
kuhikmati bara dan abu
pada setiap rapalan kusebut penghidupan
melengkapkan arti gerimis dan hujan
di taman atas nama kedamaian

aku lagi
membaca kesunyian
sehabis bara menggenapkan tubuhku
menjadi arang
dari dasar tungku kehidupan-Mu
aku lebur dalam penantian panjang
mengkaji rahasia tangan-Mu

sekarang, telah kubaca setiap kesunyian
di tengah pikuk bumi yang tidak pernah
menawarkan istirahat atau kedamaian
begitu bara membakar hingga aku lebur
ke dalam rapalan pangkuan kasih-Mu
abadi dalam kerajaan-Mu

0 comments:

Post a Comment