pada hangat yang ngukus dalam sebuah cangkirku
kenikmatan mengental
kelembaban rindu bersela susu
diaduk-aduk tak ubahnya air dadaku yang berisi rasuk-rasuk sihirmu
aku menyusun ribuan manis senyum secangkir kopimu
tersimpan harapan bergula cinta
dari sebiji kecupku
yang dari dulu kusimpan untuk mengusap air matamu
biarkan tawa candamu pecah diantara berjuta insan diluar sana
dan tumpahkanlah air matamu
biarkan meresap ke pori bajuku
dan membasahi dadaku
untukmu bahagia
aku akan selalu ada
0 comments:
Post a Comment