saat itu,
yang ku tahu hanya bermain
bersamamu
di pelukanmu
tidur dipangkuanmu
aku tak tahu
aku tak terlalu mengenal dirimu
namun kasih sayangmu lekat oleh nafasku
tubuhku
seluruh hidupku
Tuhan menitipkanku
pada rahimmu
kau yang senantiasa
berkorban nyawa
berkorban hidup lebih dari segalanya
saat masaku beranjak dewasa
kau tak tahu entah kemana
tapi yang kurasakan adalah kasihmu yang senantiasa ada dalam setiap doa
setiap hembus nafasku
ibu, pelita hidupku
doa yang slalu ku rapalkan untukmu
sepertinya takkan pernah cukup untuk menebus segala jasamu
menebus segala hidupmu untukku.
aku belum terlalu mengerti pengorbanan.
kau mengajari aku kasih yang tulus setia
tanpa harap pamrih
di rumahNya kelak,
kita akan berkumpul dalam hangat cinta
ibu, aku cinta kau.
doakan aku disini mewujudkan cita-cita
melanjutkan pesan dan mimpi ibu.
seluruh nafas, untukmu ibu ..
0 comments:
Post a Comment