Gambaranmu jelas dalam pikiranku
Senyummu
Candamu
Resahmu
Takutmu
Aku bukan seorang yang sempurna
Aku hanya mencoba berusaha
Bukan berarti apa apa
Tapi aku memang bukan apa apa
Bahkan hal yang sebelumnya tersembunyi di balik senyummu
Aku mencoba mengerti itu
Itu bukan sesuatu yang harus kau sembunyikan
Ada aku
Rasa yang memang kadang membingungkan
Kini merundungmu diantara tawa dan kata
Kamu bukan robot
Kamu punya hati yang tidak untuk terluka
Ikuti kata hatimu
Kalau dia bisa menjerit
Pasti dia menjerit
Dia berkata
Dia memaksa
Elegi pagi menunggumu
Simpan sejuta rasa dalam pejaman mata
Doa kepadaNya akan selalu terlantun
Seiring dengan malam yang menyambut mentari
Lagi lagi aku terpaku
Lagi lagi pada matamu
Lagi lagi pada katamu
Lagi lagi pada rasa yang berbeda saat itu
Lirih hatimu menjerit
Telingaku mengkap dengan jelas setiap luka yang kau simpan
Biar muarakanlah airmatamu
Di bahuku saat kau sedang sendu
Aku disini ada
Aku aku aku
Dengan segala aku
Untukmu
Diam diam aku diam
Diam diam aku berdiam
Diam diam aku perdalam
Diam diam aku terkunci
Diam menatap tatapan yang sama
Tetap dalam diam
Inikah jejak sang semesta
Menggali setiap asa
Setiap angan
Setiap kata
Yang kukatakan padanya
Apa yang harus kuragu
Aku yakin dia
Aku bisa untuknya
Namun apa pantas aku untuknya
Nil yang panjang
Tak pernah surut oleh kemarau
Begitu juga tatapanmu
Tak pernah surut oleh arti
Aku hanya merasa
Bahwa aku beruntung
Bisa ada untukmu
Dan kau butuhkan
Ada yang harus kulakukan
Ada yang harus kujanjikan
Ada yang harus kuperjuangkan
Yaitu kebahagiaanmu
Neraca tak sanggup lagi menimpang
Ketimpangan senyummu
Dengan sesuatu yang kau pendam
Aku ada disini untuk membuat neraca hanya menimbang senyum dan tawamu saja
Guratan luka yang pernah ada
Aku berusaha menghapusnya
Perlahan
Pelan
Geram sebenarnya
Melihatmu ingin berteriak
Namun tersimpan rapat di balik kuatmu
Rinai hujan pun belum dapat menyekanya dengan tetesan
Kau bukan seorang yang selalu salah
Kau harus egois untuk bahagiamu
Aku melihat tatapanmu
Seakan ingin memelukmu erat
Dan berkata
"Kamu kuat, tapi aku ada disini."
Itu kau tau apa maknanya
Langkah kakimu yang simpang siur
Ingin rasanya kutuntun dengan tegak
Yakinlah yakinlah yakinlah
Namamu adalah aksara terindah
Terngiang
Terbayang
Rindu pun tak terelakkan
Indra ketujuhku
Mungkin takpernah puas berusaha untuk menghapus lukamu
Dan berjuang mempertahankan senyummu
Tetaplah tegak dan naikkan dagu
Kamu bisa dan kamu adalah sesuatu yang sangat berharga dari segalanya
0 comments:
Post a Comment