telah kuputuskan negeri leluhur cinta
menjadi ladang tempatku bersemi
menjadi Altar tempatku bersimpuh
aku turun dari angin
kuhunjamkan kaki sedalam kengerian
kurengkuh tangan sejauh napas
penghabisan
inilah pemukiman rindu
dimana cinta bermalam
bergolak timbul tenggelam
aku tengadah bagimu cahaya
rumah-rumahku
kegelapan yang tak mau henti
melobangi atap-atap langit-Mu
doa-doa bergaung
abadiku dalam kasmaran
memandangi-Mu dalam diriku
0 comments:
Post a Comment