aku cintamu
yang selama ini datang pergi
menyisakan ruang kosong
disudut hati
tempat aku selalu kembali
mendapat sisa
hati selalu berbalut
rindu bertubi-tubi
yang lunglai di gurat
takdir, dan hanya cintamu
yang membuatku tegak
berdiri
air mata dan isak itu
bukan hanya milikmu
kasih,
tapi juga hari-hariku
dan bisik tegarmu itu
adalah tegarku juga
sungai ini
mari kita sampani
sampai muara
hingga laut
lalu kita taklukan bersama
riak gelombangnya
kita setubuhi hutan
dan eja dedaunan
kita runuti jejak-jejak
cabang hingga akarmya
sampai kita tahu
betapa kokoh cinta ini
jauh dekat ku kait
cinta ini padamu
dan buah kasih kita
agar kita selalu ada dihatimu
dan di hati buah kasih kita
buah hati kita
lihatlah, kasihku
dia adalah aku dan kau
tapi dia juga bukan aku dan kau
rindu ini begitu embun
setiap subuh mengunjungi
putik-putik bunga
tersimpan segar
dihati
Yogyakarta, April 2013
0 comments:
Post a Comment