Pages

Wednesday, April 10, 2013

harapan (1)

harapan-harapan masih menjagakan mata malam
malam larut
hanyalah malam yang menjadi gelas
tampungan kesunyian dan kenyerian airmata
dan saat siang hari
harapanpun kembali menguap
sepeerti tuak tua yang tajam
minuman nasib

kita begitu berbiak
seperti seribu merpati patah sayap
dalam satu sangkar besar yang
bernama KEGELAPAN
kita terlanjur berbiak
memenuhi ruang-ruang
tapi jam tak lagi milik kita
tapi kesempatan telah terseret
dan di injak kursi sang raja
yang segala
yang semua mulutnya menjelma sabda
hanyalah luka siang-siang kita
yang panjang dan perih
hanyalah angin yang menjeritkan
suara hati yang mengerang

0 comments:

Post a Comment